PA RANTAU GELAR UPACARA HARI KESAKTIAN PANCASILA

Memperingati Hari Kesaktian Pancasila, yang jatuh setiap tanggal 1 Oktober, Senin (2/10/2017), seluruh pegawai dan pejabat Pengadilan Agama Rantau mengikuti kegiatan apel di halaman kantor Pengadilan Agama Rantau. Dalam Apel tersebut  bertindak sebagai pembina  upacara, Ketua PA. Rantau Drs. H. Rakhmat Hidayat, HS.,S.H.,M.H. Naskah Ikrar Kebulatan Tekad Bangsa Indonesia dibacakan oleh Nor Hendra Riyadi, S.H. Dengan suara yang lantang Hendra (begitu panggilan akrabnya) menyampaikan teks ikrar kesetiaan kepada NKRI, sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia 17 Agustus 1945 pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Rongrongan tersebut dimungkinkan karena kelengahan, karena kurang kewaspadaan bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara. Dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk itu, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, bangsa Indonesia membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara itu Ketua PA. Rantau dalam amanatnya menyampaikan bahwa untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang besar dan berdikari, kita harus senantiasa bersatu padu dan selalu mengamalkan ajaran Pancasila dalam kehidupan sehari hari, mengingat belakangan gencarnya serangan dan rongrongan terhadap kebhinekaan dan persatuan bangsa ini, baik dari dalam maupun dari luar. Lebih lanjut beliau menyampaikan Pancasila merupakan resep manjur dan resep utama bagi eksistensi dan persatuan bangsa Indonesia. Hal tersebut dikarenakan sejak ditetapkan lahir tanggal 1 Juni 1945, Pancasila telah mengalami pasang surut serta melewati berbagai macam cobaan yang puncaknya terjadi pada tanggal 30 September 1965 atau yang lebih dikenal dengan G30S/PKI, hingga akhirnya tanggal 1 Oktober 1965 ditetapkan sebagai hari kesaktian Pancasila.   Oleh karenanya melalui momentum peringatan hari kesaktian Pancasila, marilah kita bersama memahami dan mengamalkan ajaran Pancasila. “Ayo kita hafalkan, pahami dan amalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu yakinlah tidak akan pernah ada konflik, teroris dan disintegrasi terhadap bangsa Indonesia” terangnya.

Rangkaian upacara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin Ahmad Fahlevi, SHI., yang kemudian dilanjutkan dengan foto bersama. BERSATU NEGERIKU…..JAYA BANGSAKU…..

 

Konseptor : Hj. St. Zubaidah, S.Ag., SH., M.H

Editor: Tim TI PA Rantau

Related Post

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.