PA Rantau Ikuti Monev Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Akrual

PA Rantau Ikuti Monev Penyusunan

Laporan Keuangan Berbasis Akrual

 

Bertempat di Hotel Palm Banjarmasin, Pengadilan Agama Rantau mengikuti kegiatan monitoring dan evaluasi atas pelaksanaan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Akrual pada Empat Lingkungan Peradilan se-Wilayah Kalimantan Selatan. Acara yang berlangsung pada tanggal 06-08 Nopember 2017 tersebut dihadiri oleh seluruh operator Saiba dan operAtor Simak-BMN sewilayah Kalimantan selatan.

Kepala Biro Keuangan H. Sutisna mengawali sambutan mengungkapkan kegiatan tersebut dalam rangka evaluasi terhadap penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Akrual dan tindak lanjut monitoring terhadap telaah E-rekon-LK Triwulan III tahun 2017 serta persiapan finalisasi laporan keuangan guna mewujudkan laporan keuangan yang disajikan secara wajar hingga dengan terlaksananya Standar Akuntansi Pemerintah serta pengungkapan Laporan keuangan yang diungkapkan secara memadai serta telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sembari memperlihatkan pencapaian-pencapaian yang telah diraih oleh Mahkamah Agung seperti raihan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 5 kali berturut-turut serta yang terbaru yaitu penghargaan atas kinerja pengelolaan BMN tahun 2016 kategori Kepatuhan Pelaporan BMN yang diterima pada awal bulan November 2017. Hal tersebut menurut beliau tidak lepas dari turut serta satker-satker di daerah di bawah Mahkamah Agung RI. Oleh karena itu beliau menghimbau kepada satker-satker di wilayah untuk terus semangat berkomitmen dalam mengelola keuangan dan BMN yang baik di wilayah satker masing-masing guna terus terwujudnya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Pengelolaan keuangan yang baik berawal dari perencanaan, pelaksanaan, penggunaan anggaran dan pelaporan yang tepat sasaran dan jelas hasil yang diperoleh yaitu mewujudkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan yang mengarah pada program dan pembangunan. Setiap kegiatan program wajib sesuai dengan berorientasi pada hasil yang dicapai yaitu Terwujudnya Badan Peradilan Indonesia Yang Agung ucap beliau sekaligus membuka acara Monev tersebut.

Acara dilanjutkan telaah Tim Biro Perlengkapan dan biro keuangan terhadap Akurasi data penyusunan Laporan keuangan berbasis akrual pada masing-masing satker.  Sebelum  acara ditutup oleh Sekretaris PT Banjarmasin Drs. Sugiarto, kegiatan dilanjutkan dengan expose telaah ADK SAIBA dan Laporan keuangan Tim Biro Keuangan yang disampaikan oleh Nugroho Urip Widodo, SE, ME Kasubbag Akuntansi Biro keuangan yang pada dasarnya sudah cukup baik namun masih ada catatan-catatan yang harus segera diperbaiki diantaranya yaitu masih terdapat pagu minus belanja pegawai dan masih terdapat persediaan yang belum diregister positif Serta belum lengkapnya data dukung pada bagian Laporan keuangan. Disamping itu beliau menekankan pentingnya membuat Kertas kerja dan tabel memo penyesuaian apabila terdapat jurnal penyesuaian maupun jurnal umum.  M. Sam Umar W. S.kom selaku Tim dari Biro perlengkapan menambahkan kepada seluruh satuan kerja terus memperhatikan kode barang dengan baik pada saat penginputan pembelian, lebih teliti dan jangan sampai menginput aset yang bukan tupoksi pengadilan diantaranya adalah alat pertanian, alat kedokteran, alat laboratorium kecuali jika benar-benar terdapat aset yang berkaitan dengan alat-alat tersebut.

Adapun Laporan Keuangan Semester I Tahun 2017 Pengadilan Agama Rantau dinilai cukup baik namun tetap ada item-item yang harus dilengkapi khususnya pada data pendukung Laporan keuangan seperti  LRA, neraca perbandingan hingga laporan perubahan ekuitas yang ada di E-rekon dan LRA Saiba. Pengadilan Agama Rantau yang diwakili oleh Iskandar, SEI selaku Operator SAIBA dan Napiah selaku Operator  SIMAK-BMN mengaku sangat terbantu, meski hanya berlangsung tiga hari namun arahan dan masukan dari Tim Biro Perlengkapan dan Biro Keuangan sangatlah berarti khususnya untuk penyusunan pelaporan dan pengelolaan BMN kedepanya sehingga pengelolaan keuangan dan BMN baik dari segi perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan dapat menjadi lebih rapi, teliti, memadai, lebih informatif, dan akuntabel.

 

Konseptor; Iskandar, S.E.I

Related Post

Leave a Reply