PA Rantau Ikuti Sosialisasi dan Evaluasi Kinerja Tahun 2017 di KPPN Barabai

PA Rantau Ikuti Sosialisasi dan Evaluasi Kinerja Tahun 2017 di KPPN Barabai

Rabu, 4 April 2018, bertempat di Aula KPPN Barabai, KPPN Barabai melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Evaluasi Kinerja 2017, serta langkah-langkah strategis pelaksanaan anggaran tahun 2018. Kegiatan ini dihadiri oleh Mitra KPPN Barabai yang mana dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok I untuk wilayah HST yang telah dilaksanakan pada Selasa kemaren. Untuk kelompok II yaitu pada hari Rabu khusus untuk wilayah Kabupaten Tapin dan Hulu Sungai Selatan. Pengadilan Agama Rantau yang merupakan salah satu satker yang ada di Kabupaten Tapin juga tidak ketinggalan dalam mengikuti sosialisasi tersebut yang mana diwakili oleh Iskandar, SEI selaku Kasubbag Perencanaan, TI dan Pelaporan. Adapun Narasumber secara langsung diisi oleh Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Selatan.

Ibu Arvi Risnawati dari DJPb Kalsel membuka acara tersebut dan menjadi pemateri pertama yang memaparkan tentang evaluasi pelaksanaan anggaran Triwulan IV tahun 2017 dan Prognosis Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Triwulan I tahun 2018. Beliau mengucapkan terimakasih kepada satker di wilayah KPPN Barabai yang turut serta memberikan kinerja terbaiknya sehingga Kinerja wilayah Provinsi Kalsel cukup bagus yaitu berada dikisaran 84%. Beliau berharap semua satker untuk terus meningkatkan kinerjanya masing-masing. Pengukuran kinerja pelaksanaan dilakukan dengan menggunakan 12 macam indikator yang mana sudah diberlakukan sejak tahun 2015 yaitu penyerapan anggaran, pengelolaan UP, penyelesaian tagihan, Deviasi Hal III DIPA, data kontrak, LPJ Bendahara, revisi dipa, kesalahan SPM, retur SP2D, dispensasi SPM, pagu minus dan perencanaan Kas. Hal itu mencerminkan bagaimana kesesuaian dengan perencanaan, kepatuhan terhadap regulasi, efektivitas dan efesiensi pelaksanaan anggaran. Oleh karena itu beliau mengingatkan sekarang kita tidak hanya terfokus pada pencapaian penyerapan anggaran yang menargetkan 95% hingga 100% namun harus memenuhi indikator lainnya. Salah satunya revisi DIPA, semakin besar frekuensi revisi menunjukkan bahwa perencanaan pelaksanaan kegiatan masih kurang matang. Dengan perencanaan dan penganggaran yang baik dan tepat, maka akan membantu kelancaran pelaksanaan anggaran pada tahap berikutnya. Ungkap beliau sambil memperlihatkan data-data penilaian kinerja pelaksanaan anggaran tahun lalu.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan tata cara revisi anggaran PMK Nomor  11/PMK.02/2018  oleh bapak Agus Rahman dari DJPb Kalsel. Beliau memaparkan tentang pokok-pokok mengenai perubahan tata cara revisi seperti pengesahan revisi DIPA, perubahan 10% pagu output dan lain-lain. Selanjutnya tentang kartu kredit UP sebagai Implementasi Perdirjen Perbendaharaan Nomor 17/PB/2017tentang Uji Coba Pembayaran Dengan Kartu Kredit Dalam Rangka Penggunaan Uang Persediaan yang mana kembali disampaikan oleh ibu Arvi sekaligus penutup pemaparan materi pada kegiatan sosialisasi dan evaluasi kinerja di KPPN Barabai.

Berkenaan dengan evaluasi kinerja pelaksanaan Anggaran tahun 2017, PA Rantau mendapatkan nilai  89,23% untuk DIPA 01 dan 88,93 % untuk DIPA 04. Penilaian yang berkenaan Uang persediaan pada PA Rantau yang merupakan salah satu indikator yang terendah di antara indikator lainnya. PA Rantau pun akan terus mengevaluasi dan terus berbenah guna memberikan kinerja pelaksanaan anggaran yang lebih baik lagi.

 

Editor TIM TI PA Rantau

 

Related Post

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.