Untaian Air Mata Dalam Acara Pengantar Alih Tugas Ratna, S.H.I. Panitera Pengganti PA. Rantau

UNTAIAN AIR MATA DALAM ACARA PENGANTAR ALIH TUGAS

RATNA, S.H.I. PANITERA PENGGANTI PENGADILAN AGAMA RANTAU

Ada pertemuan pasti ada perpisahan, ada yang pergi ada yang datang, ada yang lama ada yag baru. Saat kita bertemu, saat itu mestinya kita sadar bahwa cepat atau lambat kita akan berpisah, perpisahan banyak sekali menyimpan rahasia, kita tidak tahu kapan, dimana dan bagaimana. Demikianlah siklus kehidupan yang harus dilakoni oleh setiap manusia apalagi bagi seorang Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Peradilan Agama.

Hari Selasa siang tanggal 26 Juni 2018, pukul 14.30 WITA, telah dilakukan perpisahan atau pengantar tugas Ratna, S.H.I. Panitera Pengganti  Pengadilan Agama Rantau menjadi Panitera Pengganti  Pengadilan Agama Putussibau. Acara tersebut  dihadiri oleh para Hakim, Pejabat Fungsional dan Struktural serta Seluruh Pegawai Pengadilan Agama Rantau.

Acara ini dimulai dengan pesan dan kesan dari pegawai yang akan mutasi. Dalam pesan dan kesan tersebut yang pada intinya adalah menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada segenap Pimpinan serta kepada seluruh karyawan karyawati atas Kerjasama dan bimbingannya selama mengabdi di Pengadilan Agama Rantau. Selain itu juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama di Pengadilan Agama Rantau ada kekhilafan yang disengaja maupun tidak disengaja. Serta mohon do’a restu untuk melanjutkan tugas ditempat yang baru.

 

Perasaan harupun turut mewarnai acara pengantar tugas tersebut, sesaat  ketika Ratna, S.H.I. menyampaikan pesan dan kesan selama mengabdi di Pengadilan Agama Rantau, apalagi dalam penyampaian kesan dan pesan tersebut sempat beberapakali terhenti oleh karena beliau tidak mampu memberikan kata-kata, dikarenakan air mata beliau terus mengalir tidak terbendung, apalagi suasana pengantar tugas ini dikemas dengan nuansa penuh kekeluargaan, sehingga tampak semua karyawan/ti pun terlihat larut dalam kesedihan.

Suasana yang tadinya penuh sedih dan haru berbalik arah menjadi suasana penuh canda tawa saat Bapak  Drs. H. Masduki, yang didaulat untuk menyampaiakan kesan dan pesan mewakili Seluruh Pegawai Pengadilan Agama Rantau yang dalam penyampaiannya di selingi dengan bahasa canda, humor, dan pantun. Beliau menyampaian permohonan maaf mewakili seluruh pegawai Pengadilan agama Rantau bila mana dalam pergaulan kami sehari-hari terdapat kesalahan.

Di penutup acara Ketua Pengadilan Agama Rantau Ibu Dra. Hj. Noor Asiah menyampaikan sambutan pengantar tugas. Dalam sambutan beliau menyampaikan bahwa acara perpisahan ini ada rasa gembira dan rasa sedih, gembira karena ikut merasakan kegembiraan yang mutasi karena lebih dekat dengan suami, sedangkan sedih karena harus berpisah dan kehilangan seorang pegawai yang professional dan sangat loyal kepada atasan maupun karyawan karyawati lainnya di Pengadilan Agama Rantau. Akan tetapi apapun itu haruslah tetap disyukuri, karena semua itu tidak lain dan tidak bukan adalah bagian takdir dari Allah SWT. Kita hanya tinggal menjalani dan senantiasa bersyukur atas segala kenikmatan yang telah kita dapat selama ini. Di akhir sambutannya beliau berpesan agar di tempat kerja yang baru bisa bekerja dengan penuh tanggung jawab, profesional dan ikhlas sehingga semuanya akan menjadi berkah, ucap beliau.

Acara terakhir adalah penyerahan cindera mata kepada Ratna, S.H.I. yang mutasi dan di tutup dengan do’a yang dipimpin oleh Ahmad Fahlevi, S.H.I., serta dilanjutkan dengan foto bersama.

Konsep Oleh Hj. St. Zubaidah, S.Ag., S.H., M.H.

Editor Oleh TIM IT PA Rantau

Related Post

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.